Onrust Pinhole: Apa, Mengapa dan untuk Apa (?)

Alhamdulillah, puji syukur atas nikmat, kekuatan dan kasih sayang yang selalu Engkau berikan.

Rasanya tidak ada kalimat yang lebih pas untuk membuka tulisan ini kecuali rasa syukur kepada-Nya. Bagaimana tidak? Berawal dari iseng bikin produkan kamera dari box amplifier yang Mawan dan Saya kerjakan pada tahun 2013, konsisten untuk terus berinovasi setelah saya mencoba membuat brand kamera yang saya kasih label: NEO Pinhole ditahun 2014 lalu dan pada akhir Bulan September kemarin, salah satu cita-cita, resolusi dan tujuan saya untuk melanjutkan inovasi dalam sebuah produk kamera lubang jarum telah cukup membuat saya puas dengan hasil yang dicapai. Sempurna, setidaknya bagi saya.

Onrust Pinhole R13, begitulah namanya. Sebuah kamera lubang jarum yang terbuat dari kayu jati yang dapat merekam gambar dengan menggunakan media rekam film 35mm dan memiliki aperture f119. Ketika kita mendengar nama Onrust, mungkin kebanyakan dari pemikiran kita akan tertuju pada satu pulau di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Tidak salah, karena memang nama produk yang saya gunakan sepenuhnya diambil dari nama pulau tersebut.

Jujur saja, saat masa produksi mencapai 70%, saya belum terpikirkan label yang cocok untuk saya sematkan sebagai nama produknya, lalu saya mencoba berdiskusi ringan dengan Om Iboy dari Makedonia dengan harapan, masalah yang semakin lama ditunda akan semakin membingungkan ini akan segera teratasi dan benar saja, saat itu ia menyarankan untuk memilih sebuah nama yang memiliki ke-khas-an Indonesia seperti halnya panser-panser Indonesia yang diberi nama: ANOA ataupun BADAK. Dari situ terpikirlah daftar pulau-pulau dan pencarian berakhir di Pulau Onrust. Percayalah, saya tak pandai dalam menentukan sebuah nama.

Credit by Fika Tiara Santi
Credit by Fika Tiara Santi

Menurut Wikipedia, Onrust diambil dari Bahasa Belanda yang artinya “yang tidak pernah beristirahat” dan itulah salah satu alasan terbesar saya memilih nama ini, karena bagi saya filosofi dari nama ini bukan main dalamnya. Kita sebagai para penggiat lubang jarum “yang tidak pernah beristirahat” untuk menebarkan virus-virus lubang jarum dan mengingatkan betapa mudahnya membuat sebuah kamera. Jadi, saya rasa tidak berlebihan jika saya bilang kalau Onrust Pinhole ini terlahir untuk menyuarakan bahwa eksistensi dan perjuangan kita sebagai penggiat lubang jarum tidak akan pernah mati dan akan terus tumbuh, untuk siapa? Untuk kita, generasi muda Indonesia. Itu pesan yang ingin saya sampaikan dalam nama ini walaupun memang tidak meng-Indonesia jika dilafalkan.

Setelah hampir satu tahun berjuang keras untuk mewujudkan ini semua, setelah pengorbanan waktu, uang, tenaga dan pikiran yang tidak sedikit, pada tanggal 21 September lalu, kami mulai memasarkan Onrust Pinhole. Kami? Yap, dalam project ini saya menggandeng tiga orang dengan keahliannya masing-masing untuk membantu saya dalam memuluskan project ini, orang-orang yang sudah bekerja keras untuk membantu disela-sela kesibukannya masing-masing, Asep Irman yang udah bantuin bikin Website, Dian Indriyani yang udah motretin Onrust Pinhole untuk materi konten web dan juga Kenas Dayne yang selalu penuh semangat dan keceriaan ketika harus pulang pergi ke jasa pengiriman paket. I love you, guys!

Hari pertama bisa dikatakan sangat memuaskan, diluar dari penjualan yang bisa dikatakan cukup banyak, Onrust Pinhole pun sempat diliput beberapa media nasional seperti detik.com, CNN Indonesia, GNFI, Harian Tribun Jabar dan sempat diulas juga di acara Sapa Indonesia Kompas TV. Tak pernah menyangka akan sejauh ini kami melangkah, dengan tekad dan keyakinan untuk melakukan yang benar dengan mencoba untuk menginspirasi banyak orang, meretas distorsi kejenuhan dengan melakukan hal yang baru nan seru, tak terpikir gagal maupun untung. Semua ini kami lakukan karena kami mencintai apa yang kami cintai. Itu saja.

Dan tentu saja, semua ini terjadi sama sekali bukan karena saya seorang, banyak orang yang terlibat dalam pencapaian ini,  KLJI, Kawan-kawan Makedonia Makerspace yang udah membimbing, Om Arbain Rambey yang udah mendukung dari awal, Keluarga Blogfam yang senantiasa mendukung dengan cinta, Nissa yang udah benar-benar membantu, Teh Ami dan Kang Willi yang udah bikinin paperbag onrust yang super keren, Fika yang udah bawa jalan-jalan Onrust ke Flores, Wanda, Asep dan Hendra. Ohh men, ini semua berkat kalian. I’m truly thank youuu!

11 comments On Onrust Pinhole: Apa, Mengapa dan untuk Apa (?)

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer