Proses mencuci media rekam di kamera lubang jarum

Ada 3 tahapan yang paling utama untuk mencuci media rekam / kertas foto yang telah kita expose dengan kamera lubang jarum, antara lain :

1. Proses Develop: Proses pembentukan gambar atau biasa kita sebut dengan proses developing, proses ini berfungsi untuk mereaksikan senyawa kimia yang ada di kertas foto dengan cairan pengembang (read: developer) sehingga akan memunculkan bentuk/gambar pada kertas foto.

2. Proses Cleaning: Proses ini lebih familiar dengan sebutan Proses Stopbath. Berfungsi untuk menghilangkan atau menetralisir cairan sebelumnya agar tidak tercampur dengan cairan selanjutnya.

3. Proses Fixing: Sesuain dengan namanya “Fixing”, Proses ini berfungsi untuk menetapkan gambar atau bahasa alchemist nya, menghentikan senyawa-senyawa emulsi pada kertas agar tidak bereaksi lagi pada saat terkena sinar matahari.

Bahan yang di butuhkan :

1. Superbrom (Developer), 1 kotak  superbrom dapat dilarutkan dengan 1 liter air. Untuk melarutkannya gunakan ½ liter air panas untuk melarutkan dan sisanya gunakan air biasa.
2. Air (Stopbath), untuk stopbath agar lebih maksimal dapat di campur dengan 2 tetes cuka dapur.

3. Acifix (Fixer), sama hal-nya dengan superbrom.

Note: Saya sarankan, setelah semua cairan di larutkan gunakan ½ liter saja terlebih dahulu.
Cara mencuci :
1.Setelah kertas dalam kamera di expose, masuk ke kamar gelap dan pastikan tidak ada cahaya yang masuk.
2.Keluarkan kertas foto yang ada dalam kamera, lalu masukkan ke dalam cairan developer, lalu goyangkan kertas foto dengan pinset sampai gambar muncul. (-+ 8 detik)
3.Pindahkan kertas foto pada cairan stopbath, lakukan hal serupa dengan point 2. (-+ 5 detik)
4.Pindahkan kertas foto pada cairan Fixer, lakukan hal serupa dengan point 2. (-+ 15 detik)
5.Setelah 3 step tersebut di lakukan, kertas foto pun bisa di bawa keluar dari kamar gelap.
6.Setelah itu bilas kertas foto dengan air sampai bersih.

Proses mencuci adalah proses yang akan menentukan, terbayar atau tidaknya kerja keras setelah menghabiskan waktu untuk membuat kamera, kelelahan karena berlari-lari mencari objek yang ingin kita abadikan, panas-panasan pada saat memotret di bawah terik matahari.

Mungkin, semua itu akan terbayar setelah gambar yang kita harapkan pun muncul di kertas yang mulai basah oleh cairan developer.

Tapi, bagaimana dengan karya yang gagal karena over-expose atau under-expose ?
Sebenarnya dalam dunia lubang jarum tidak ada yang namanya gagal, yang ada “Rasa Kurang Puas” pada karya yang di hasilkan. So, Try again ! 😀

36 comments On Proses mencuci media rekam di kamera lubang jarum

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.