Sejarah dan prinsip kerja kamera lubang jarum

Mungkin telat banget saya posting tentang sejarah, harusnya kan di awal-awal yaa.. tapi, bodo amat lah.. lebih baik terlambat daripada sama sekali bukan? 😀
Sejarah
Istilah fotografi berasal dari dua buah kata yang berbeda, photos dan graphos. Photos artinya cahaya dan graphos artinya melukis atau menggambarkan, dengan demikian jika dipahami menurut istilah dari kata tersebut, pengertian fotografi adalah melukis atau menggambar dengan cahaya.Namun tafsir yang sederhana ini membutuhkan perjalanan ribuan tahun untuk mewujudkannya. Penemuan teknologi fotografi adalah rangkaian cerita panjang dari gairah kebutuhan umat manusia untuk bisa merekam gambar sepersis mungkin. Cikal bakal teknologi ini dimulai dari zaman pra sejarah dan tercatat dalam sejarah sejak penulis Cina, Moti, pada abad ke-5 SM, Aristoteles pada abad ke-3 SM, ilmuwan Arab ibnu al Haitam atau Al Hazen pada abad ke-10 M, Gemma Frisius tahun 1554 mematenkannya dengan istilah Camera Obscura, lalu lahir teknologi fotografi analog hingga teknologi digital yang paling mutakhir.
Apa itu KLJ ?

pict source: Kang Willi
Kamera Lubang Jarum / pinhole camera adalah sebuah kamera yang terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti kaleng, karton, kardus, kayu, bahkan dari kertas yang kedap cahaya. Lalu kita lubangi dengan sebuah jarum yang berfungsi sebagai lensa.
Prinsip Kerja

Fotografi sampai saat ini masih menggunakan prinsip yang tidak pernah berubah semenjak fotografi itu di temukan, yaitu Jika ada suatu lubang pada ruangan gelap yang mengarah ke objek yang mendapatkan intensitas cahaya yang cukup maka akan terproyeksi kan ke dalam ruang gelap dalam posisi terbalik ( X )
 
Step by step
Kamera Lubang Jarum memang jauh sekali jika harus dibandingkan dengan kamera digital, maka dari itu butuh proses yang cukup panjang dan melelahkan untuk mendapatkan 1 (satu) gambar yang belum tentu memuaskan, tapi di sinilah sensasinya ^,^
1.       Membuat Kamera
Tahap pertama untuk memotret dengan kamera lubang jarum tentunya kita harus membuatnya terlebih dahulu. Untuk bahan-bahan yang harus di persiapkan mungkin mudah kita temui di rumah maupun lingkungan, seperti kaleng rokok, kaleng softdrink, gunting, lakban hitam dan jarum.
Untuk lebih lengkapnya, source bisa di ambil sendiri disini :
2.       Memotret
Sebelum memotret, kamera yang sebelumnya kita buat tadi harus di isi kertas foto emulsi terlebih dulu, fungsi kertas emulsi tersebut untuk merekam gambar yang terproyeksi pada saat kita memotret nanti.  Dan pengisian kertas emulsi  harus di dalam kamar gelap, karena kertas emulsi tersebut bersifat sensitive terhadap cahaya.
Meanwhile, untuk massa exposure antara 8-20 detik, tergantung intensitas cahaya yang ada.
Dan kamera siap untuk di pakai J
3.       Mencuci
Setelah memotret, tahap terakhir adalah mencuci kertas foto yang barusan telah kita pakai dan tentunya di kamar gelap. Ada 3 cairan di kamar gelap, antara lain :
·         Developer
Developer ini fungsinya untuk mengembangkan gambar, jadi pada saat kertas di masukkan maka akan terjadi reaksi kimia antara kertas dengan cairan kimia tersebut yang mengakibatkan muncul atau tidaknya gambar. (disinilah akan terbayar atau tidaknya perjuangan kita pada saat memotret).
·         Stopbath
Stopbath ini berfungsi untuk membersihkan sisa cairan developer pada kertas.
·         Fixer
Fixer ini berfungsi untuk menetapkan/menghentikan proses reaksi emulsi pada kertas, sehingga gambar yang sudah muncul pada kertas tidak akan berubah warna lagi ketika terkena cahaya.

Note : Kamera Lubang Jarum memang bukan alat yang sempurna, tetapi inilah awal dan kendaraan menuju kesempurnaan yang ada di zaman seperti sekarang ini.Kamera Lubang Jarum memang alat yang sedrhana, tetapi bukankah hal yang sederhana itu yang sangat sulit untuk kita lakukan ?Kamera Lubang Jarum memang tidak menjanjikan hasil yang lebih canggih di banding digital, tetapi sadarkah seni proses adalah hal yang teramat lebih penting di bandingkan dengan hasil karya ?

6 comments On Sejarah dan prinsip kerja kamera lubang jarum

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.