Workshop kamera lubang jarum: Next target? Bandung!

“Menjerat generasi muda dengan jeratan berlubang jarum” Masih ingat dengan kalimat tersebut? Yapp! Itu mungkin salah satu misi saya untuk terus menyebarkan virus lubang jarum ini. Kenapa? Yaa tentu untuk sesuatu yang positif nantinya. Tapi, kenapa harus anak muda? Karena, Anak muda lah satu-satunya harapan bangsa ini… I think sooo 😀
Untuk terus bisa menjalankan misi saya, tentu saja butuh perjuangan extra keras. waktu, tenaga bahkan uang. Tapi saya tidak ingin bicara soal itu, saya ingin bicara soal dampak positif yang akan di hasilkan, walaupun itu kecil 🙂
16 Mei 2013, Saya dapat kabar kalau PinholeBDG akan mengadakan 2 acara pada hari sabtu dan minggu nya dan pada saat itulah langsung terlintas di pikiran saya untuk pergi kesana, yaa setidaknya untuk sedikit membantu. Selain itu juga, ini juga jalur yang tepat bagi saya untuk turut menyebarkan “Basic Photography” ini. Dan pada tanggal 17 Mei, setelah pulang kerja, saya pun langsung tancap gas ke Bandung dengan menggunakan Jasa Travel.
Singkat cerita, saya nyampe Bandung itu 18 Mei, pukul 00.30 dan mengungsi di rumah temen smp, letak nya nggk jauh dari Universitas Pasim, pasteur. Katakan saja namanya “Wanda” (Cowo lohh.. serius 😐 ) Setelah sedikit kangen-kangen-an dan bernostalgia masa lalu, kita pun langsung Istirahat, karena besok pagi saya harus pergi ke Basecamp PinholeBDG di Jln. Jalaprang.
Hari pertama di Kota Bandung, Jam 10.00 saya pun langsung ke rumah Kang Deni (ketua pinholeBDG) untuk langsung terjun membantu apa yang bisa saya bantu, karena di hari itu kita punya 2 kegiatan penting. Pertama, kita berdua langsung menuju Universitas Kristen Parahyangan untuk memamerkan beberapa karya foto KLJ dan membangun sebuah Kamera Obscura raksasa dengan ukuran 10×2 meter di Festival Arsitektur tersebut.
Setelah semua beres, masih ada 1 tugas lagi. Apa itu? Merakit 50 kamera lubang jarum dari karton untuk workshop di hari esok nya. Karena, Hari minggu tanggal 19 Mei, kita di undang untuk mengajarkan adek-adek dari komunitas SahabatKota. Yang saya tangkap sih, komunitas ini adalah sebuah komunitas yang peduli terhadap anak-anak, maka tidak heran mereka aktif di kegiatan sosial untuk men-support anak-anak untuk bisa terus belajar sambil bermain. Nahh.. kan. nyambung lagi sama misi saya 😀 “Memikat generasi muda!” Yapp!
Dan hari itu pun saya tutup dengan menikmati satu kotak brownies amanda yang sengaja di beliin mba Kenas  (Ga tau terpaksa atau nggk, yang pasti saya maksa minta beliin. hihii)
Hari minggu pun tiba, kita pun mulai ber-aksi! setelah briefing yang di pimpin langsung oleh Kang Deni, saya dapet beberapa tugas, antara lain: “Membangun kamar gelap dari becak & mobil, mengajarkan cara membuat kamera lubang jarum ke adek-adek yang ada di kelompok 4, kalau tidak salah nama kelompoknya itu “Pasukan Liliput” dan Darkroom Man! >,<‘
Darkroom dadakan dari becak >,<
Darkroom dari mobil
Peserta workshop, Keren kan karyanya? hihi
Pamera karya peserta workshop
Nahhh.. Workshop selesai! setelah di tutup dengan makan siang bareng, saya pun langsung di antar ke Jasa travel terdekat dan langsung pulang lagi ke jakarta.
Thx berat buat keluarga pinholeBDG, Kang Deni, Kang Rony, Kang Beny, Kang Ahmad, Wanda, Fitrah dan yang paling penting buat mba Kenas. Thank youuuuuuuuu!

Source Pic – Fotografer:
– Deni Sugandi;
– Rony;
– Kenas Dayne.

Tugu Pahlawan Taman Tongkeng | Pinhole | 25sec | Lucky Paper | Arie Haryana
My Friends | Pinhole | 35sec | Lucky Paper | Arie Haryana

3 comments On Workshop kamera lubang jarum: Next target? Bandung!

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.