Semua ini saya sebut, Keberuntungan.

Selamat sore kawan-kawan semua, semoga dimana pun kalian berada, kesehatan dan keberuntungan selalu menyertai. Sudah baca berita hari ini? Bukan, maksud saya bukan berita politik dengan pemilihan calon presiden yang nyatanya lebih berisik pendukung nya dibandingkan dengan capres nya itu sendiri. *nyengir*

Pagi tadi, nggk lama setelah kopi panas tersedia di meja kerja dengan tumpukan kerjaan yang menantang di layar monitor, seperti biasa, saya buka browser dan langsung muncul beberapa recent tab yang antara lain: tab facebook, twitter, email dan situs berita detik.com dan mata pun langsung tersontak di tab terakhir, ketika Produk saya (NEO PINHOLE CAMERA) masuk di jajaran berita utama detik.com dan saat itu pula saya buka dan baca … dan tentu saja saya share semua media sosial yang saya punya. Hehehe

Akhirnya penantian yang bisa dibilang singkat ini tercapai semua. Bagaimana tidak? Setelah muncul ide untuk membuat produk kamera ini sampai laris terjual, semuanya bisa dibilang cepat dan agak mudah. Saya sangat beruntung.

Ide untuk memproduksi kamera lubang jarum ini sebenarnya sudah ada di benak saya 2 tahun yang lalu, tapi masalah tempat produksi dan orang-orang yang saya percaya untuk bekerja sama pun belum saya dapatkan, tapi itu dulu.

Semua ini berawal dari obrolan singkat via chat facebook dengan seorang cewe yang sudah saya anggap kakak sendiri (ciee.. adek kakak’an, PLAK!). Cewe yang biasa di panggil Armae atau Mae inilah yang membuat saya menemukan arah dan titik awal dari semua kegelisahan ini. Ketika saya bertanya “Orang yang bisa menjadikan imajinasi saya menjadi sebuah benda nyata dan berbentuk dengan bahan dasar kayu” kepada Mba Mae, dia dengan sigapnya langsung merespon, “Saya punya kenalan!” dari situlah titik terang ini semakin melebar. Saya sangat Beruntung.

Semua konsep, gagasan dan ide saya sampaikan yang pada akhirnya saya janjian untuk ketemu di Jogjakarta. Karena, orang yang bisa membantu saya membuat kamera ini ada di Jogja. Tanggal 6 Februari 2014 saya berangkat ke Jogja dengan kereta ekonomi, Sendirian. Tragis. Hahaha.

Pada tanggal 9 Februari 2014, saya ketemu sama orang yang dimaksud. Namanya Mas Rifa’i. Setelah ngobrol tentang ide saya ini sambil ngasih satu buah kamera untuk dijadikan sample design, kita pun menyepakati untuk memproduksi kamera ini. Saat itu belum ngobrolin Uang produksi, karena saya mau liat prototype nya terlebih dahulu. Apakah semua nya sesuai keinginan saya atau tidak, kalau iya baru deh saya lanjut.

Beberapa minggu kemudian, Komunitas Lubang Jarum Indonesia mendapatkan kesempatan untuk dipercaya sebagai salah satu Exhibitor dan Mentor di acara Makers AtAmerica Fair oleh MakeDoNia. Selain pengalaman yang saya dapatkan sebagai makers, saya pun berkesempatan bisa kenal dengan orang-orang hebat, katakanlah Mba Dina & Om Iboy. Dari mereka juga lah saya mendapatkan masukan dan dorongan positif untuk terus berinovasi sebagai makers, salah satunya untuk terus bergerak maju di Ekonomi Kreatif, tentu saja bidang saya adalah DIY Photography, Kamera Lubang Jarum. Saya Sangat Beruntung.

Tiga bulan berselang, 2x revisi, nyari modal dengan jualan kaos bareng teman saya Galih dan pada akhirnya sampai ke titik dimana mulut ini berucap, “Ini yang saya mau”. Pertengahan Juni, 50 buah kamera ini berhasil di tangan, walaupun belum di proses menjadi sebuah kamera seutuhnya, karena masih cukup banyak Pe-eR saya untuk menuntaskan kotak kayu ini menjadi sebuah kamera edisi terbatas yang sekarang kita sebut dengan NEO Pinhole Camera.

Setelah beberapa hari sebelumnya sempat mempromosikan Produk saya di media sosial. Tanggal 16 Juni, tanggal dimana saya me-release kamera lubang jarum yang saya beri nama NEO Pinhole Camera ini pun dimulai, Digital flyer sudah dibuat, tanpa pikir panjang saya sebar di Twitter pribadi (bukan twitter komunitas lhoo yaa), Facebook dan Path saat itu juga. Kejutan lainnya adalah, saya dibantu oleh orang-orang hebat yang memuluskan dan mendongkrak penjualan NEO Pinhole ini, katakanlah orang-orang semacam: Arbain Rambey, Dina D Kosasih, Iboy Imanzah dan kawan-kawan KLJI.

24 Jam kemudian…

Semua NEO Pinhole Camera ini berhasil terjual! Fantastik! Lagi-lagi saya beruntung.

Ini baru langkah awal, tapi dari langkah awal yang telah saya lewati ini, saya menyadari satu hal, “Optimis dan Kerja keras akan selalu menghasilkan hal yang positif dan kamu harus jadi orang baik yang bisa membuat orang percaya untuk melakukan hal yang kamu anggap benar itu, agar keberuntungan selalu menyertaimu ;)”

12 comments On Semua ini saya sebut, Keberuntungan.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.