Mengenal lebih dalam tentang Dieng Culture Festival

Ruwatan Rambut Gembel - Dieng Culture Festival

Sebenernya telat banget sih kalo harus update blog tentang Dieng Culture Festival ini, karena pengalaman saya waktu ke sana itu sekitar akhir agustus tahun 2014, tepatnya saat Dieng Culture Festival 5. Tapi, sayang banget kalo cerita ini harus dilewatkan.

Dieng Culture Festival – Begitulah orang-orang mengenalnya, sesuai dengan namanya,  Festival ini adalah sebuah paduan yang menggabungkan unsur Budaya Masyarakat, Potensi Wisata Alam dan tidak lupa pemberdayaan masyarakat setempat. DCF (Dieng Culture Festival) ini sudah berlangsung sejak tahun 2010. Awal mulanya nama DCF ini adalah “Pekan Budaya Dieng”, tapi setelah memasuki tahun ke-3 para penggagas Festival ini, katakanlah Kelompok sadar wisata dan Dinas kepariwisataan setempat sepakat untuk mengganti namanya menjadi Dieng Culture Festival sampai dengan saat ini.

Dieng Culture Festival ini menawarkan berbagai macam pengalaman dan keindahan alamnya. Katakanlah acara-acara budaya yang cukup menarik seperti Ritual Ruwatan Rambut Gembel, Penerbangan sejuta lampion, Jazz atas awan, dan berbagai macam pagelaran budaya lainnya.

RITUAL RUWATAN RAMBUT GEMBEL

Gembel? Yap, tapi bukan gelandangan yaa. Uniknya, rambut mereka ini bukan karena faktor keturunan, melainkan rambut yang hanya bisa tumbuh alami pada anak-anak di dataran tinggi Dieng.

Ruwatan Rambut Gembel - Dieng Culture Festival

Pernah denger kalo penyebab tumbuhnya rambut yang Gembel tersebut belum diketahui dengan jelas secara medis. Tapi katanya, Rambut Gembel ini akan muncul dengan disertai panas demam yang tinggi, gejala ini tidak bisa diobat sampai pada akhirnya normal dengan sendirinya dan rambut anak itu akan kusut dan menyatu dengan khas.

Ruwatan Rambut Gembel - Dieng Culture Festival

Sehari sebelum Ritual pencukuran rambut, anak-anak tersebut harus melakukan ritual atau proses Napak Tilas ke Candi-candi dan tempat-tempat yang dianggap keramat disana. Di tempat tersebut dilakukan ritual do’a untuk meminta kelancaran Ritual keesokan harinya.

SUNRISE BUKIT SIKUNIR

Manusia mana yang tidak ingin menikmati indahnya sunrise? Bukit sikunir adalah tempat yang pas buat kalian pecinta sunrise. Jarak antara penginapan konvesional pun cukup dekat kok. Dan dari bawah sampai bisa keatas bukit hanya butuh waktu 60-90 menit saja.

Bukit Sikunir - Dieng Culture Festival

Sunrise Bukit Sikunir - Dieng Culture Festival

Tidak seperti Pananjakan yang ada di Bromo, bukit ini sangat luas. Jadi gak perlu takut nggk kebagian spot cantik untuk sekedar mengambil foto dan menikmati terbitnya matahari.

LAMPION, KEMBANG API, JAZZ DIATAS AWAN DAN PARADE BUDAYA

Yapp.. Ini mungkin juga salah satu yang ditunggu-tunggu para turis yang datang. Ratusan lampion terbang keangkasa dengan serentak dan kembang api yang menghiasi langit malam yang gelap dan sangat dingin. Acara ini mungkin sangat pas jika ditemani pasangan atau malah waktu yang tepat buat jadian. Sungguh indah banget pokoknya.

Penerbangan Lampion - Dieng Culture Festival

Disisi lain, ada juga sebuah stage yang disiapkan untuk seniman Jazz beraksi. Setelah para pengunjung puas dengan kembang api dan lampion, sebagian besar dari mereka mendekat kepanggung, duduk bersama, bernyanyi bersama dalam suasana yang suka cita. Sungguh momen yang menurut saya sangat sayang jika dilewatkan.

Penerbangan Lampion - Dieng Culture Festival

Jazz atas awan - Dieng Culture Festival

Disisi lain lagi, ada juga parade budaya lainnya, katakanlah tari-tarian daerah (saya lupa nama tariannya) dan juga Fire dance yang membuat saya betah dan sedikit melupakan suhu udara yang semakin malam semakin dingin.

Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival

Jadi, jika ada di antara kalian yang mau datang ke Dieng Culture Festival selanjutnya, saya sarankan jangan lupa bawa gandengan atau minimalnya mantel tebal biar nggak kedinginan yaaa 🙂

3 comments On Mengenal lebih dalam tentang Dieng Culture Festival

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.